Potensi Wisata Hutan Mangrove di Desa Pecangaan

Potensi Wisata Hutan Mangrove di Desa Pecangaan

 

Wisata hutan mangrove menjadi destinasi wisata yang mulai dikembangkan di Desa Pecangaan Kecamatan Batangan Kabupaten Pati dimana Aliran Sungai dan hamparan mangrove dikanan kiri sungai menjadi daya tarik tersendiri, hal ini menjadi semakin menarik dengan menggunakan kapal tradisional menelusuri sungai dan masuk dalam hutan mangrove di tepian laut.

 

Letak geografis Desa Pecangaan menjadi salah satu yang mendukung wisata Hutan mangrove dimana desa Pecangaan lokasinya berada di sepanjang tepian Laut Jawa, dan sebagian masyarakatnya bekerja sebagai nelayan sehingga potensi wisata dan perikanannya sangat menjanjikan.

Selama ini hutan mangrove dan potensi wisata yang ada belum dikelola dengan baik dan baru sekarang ini Pemerintahan desa Pecangaan mulai menata sedikit demi sedikit, dan meskipun belum seelok dan seramai tempat wisata lain tapi Hutan Mangrove mulai ada yang mengunjungi.

Ada beberapa hal yang perlu diperlukan dalam pengembangan wisata ini antara lain:

  1. Membuat dermaga 1 sebagai senderan kapal untuk pengunjung menelusuri sungai dan masuk ke dalam Hutan Mangrove dgn Kapal Tradisional yang sudah dipercantik dengan hiasan
  2. Membuat dermaga 2 sebagai senderan kapal dan turunnya pengunjung untuk menelusuri hutan mangrove dengan jalan kaki
  3. Dalam hutan mangrove di buat arena Tembak secara berkelompok / perang – perangan sebagai salah satu pendukung wisata Hutan Mangrove

 

Munculnya Inovasi hutan mangrove adalah inisiasi dari kelompok perikanan yang berkoordinasi dengan pemerintahan Desa Pecangaan yang tergerak dengan potensi yang ada khususnya Hutan mangrove. Tindak lanjut dari itu mulai di bangun jalan menuju hutan mangrove oleh Dinas Kehutanan. 

 

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan